Jumat, 02 Maret 2012
WHEN TO GOD
I'm in a sea of turmoil Tengelam
Soothing expanse of prairie
Unable to feel reassured me.
I'm drowning in the ocean of indecision
Crystal clear waters are memorable not make me feel uncomfortable
Not satisfy the thirst is
God now I hesitate to tread life
Stone - increasingly steep rock - more block
Where's God rid of turmoil
When the exploits of faith began in the arid soul.
I told myself bursting into tears increasingly sensitizing
Increasingly shrill scream dispelled my soul
As if all that is cornering
As if all that is reluctant to give aid.
God
Until when I buried doubts
How long will my inner experience of suffering
Only I give thee all.
TUHAN SAMPAI KAPAN
Tengelam
aku dalam lautan kegalauan
Hamparan
padang nan menyejukkan
Tak mampu
buatku merasa tentram.
Tenggelam
aku dalam samudra kebimbangan
Jernihnya
air yang berkesan tak membuatku merasa
nyaman
Tak
memuaskanku yang sedang dalam kehausan
Tuhanh
kini kuragu tuk tapaki kehidupan
Batu –
batu karang lkian terjal – kian menghalang
Tuhan kan
kemana kusingkirkan kegalauan
Saat iman
mulai di terjang jiwa yang gersang.
Tangis
batinku kian meledak memekakan
Jerit
kalbuku kian melengking menghalaukan
Seakan
semua yang ada menyudutkan
Seakan
semua yang ada enggan bri pertolongan.
Tuhan
Sampai
kapan kupendam keraguan
Sampai
kapan batinku alami penderitaan
Hanya
padaMu semua kuserahkan.
Kamis, 01 Maret 2012
CINTA LAMA
Tercerai berailah harapan
Keagungan cinta tenggelam
Porak porandalah kedamaian
Tersaput mendung kian menghitam.
Kasih sayang yang lama tersimpan
Bergejolak bak magma memijar
Kerinduan yang sudah terkuburkan
Bangkit – berdiri buat gentar.
Kekasih………………………
Lama kita terpisah
Lama kita terpendam
Lama kita menghilang.
Namun……………
Ketakutan itu kini datang
Merambat merobek ketenangan
Menjelma menjadi monster menakutkan.
Rabu, 29 Februari 2012
WITNESS FOR THE LIES
Cruel heartless people
Despicable people full of disobedience
Indeed they are low in spoken
Rough as the all-powerful.
Though his sins without ever destroyed
Continue to mount as the hills purulent
Though the hypocrisy of a weapon
Tuk destroy the spirit of sesame.
I dunno - I dunno - I do not know
Or let the outrage grows
Like weeds - weeds fill the soil
Like a deer - the deer went away.
Until it was disastrous for them
Until pulverized engulfed in hell
O lips - lips woe
O our witness - bearing false witness.
Despicable people full of disobedience
Indeed they are low in spoken
Rough as the all-powerful.
Though his sins without ever destroyed
Continue to mount as the hills purulent
Though the hypocrisy of a weapon
Tuk destroy the spirit of sesame.
I dunno - I dunno - I do not know
Or let the outrage grows
Like weeds - weeds fill the soil
Like a deer - the deer went away.
Until it was disastrous for them
Until pulverized engulfed in hell
O lips - lips woe
O our witness - bearing false witness.
TUK SAKSI DUSTA
Kejam orang-orang tak berperasaan
Hina orang-orang penuh kemaksiatan
Sungguh mereka rendah dalam bertutur kata
Kasar bagai sang maha kuasa.
Padahal dosanya tiada pernah musnah
Terus menggunung bagai bukit bernanah
Padahal kemunafikan jadi senjata
Tuk hancurkan semangat sesame.
Entahlah – entahlah – entahlah
Atau biarlah kebiadaban tumbuh
Bagai ilalang – ilalang penuhi tanah
Bagai rusa – rusa yang pergi menjauh.
Sampai tiba petaka bagi mereka
Sampai lumat dilalap neraka
Wahai para bibir – bibir celaka
Wahai para saksi – saksi dusta.
Selasa, 28 Februari 2012
the top word
Life is not always beautiful, sometimes reality is not as we hope. What we think good is not necessarily the same as what we thought before.
Life is a challenge that must be resolved peacefully, but the full calculation.
Hasty decisions that will result in endless remorse.
Life is a challenge that must be resolved peacefully, but the full calculation.
Hasty decisions that will result in endless remorse.
SEPUCUK KATA
Hidup tak selalu indah, kadang kenyataan tak seperti yang kita harapan. Apa yang kita kira baik belum tentu sama seperti apa yang kita duga sebelumnya.
Hidup adalah tantangan yang harus segera diselesaikan dengan tenang, namun penuh perhitungan.
Keputusan yang terburu-buru akan menghasilkan penyesalan tiada habisnya.
Hidup adalah tantangan yang harus segera diselesaikan dengan tenang, namun penuh perhitungan.
Keputusan yang terburu-buru akan menghasilkan penyesalan tiada habisnya.
Langganan:
Postingan (Atom)